Sabtu, 10 Februari 2018

Membuat sendiri Rangkaian Flasher Lampu AC

Lampu ini adalah lampu berwarna kuning yang berkedip seperti lampu sein kendaraan bermotor. Lampu ini biasanya dipasang dipinggir jalan berkedip pada malam hari sebagai tanda bagi pengemudi kendaraan bermotor untuk selalu berhati-hati. Selain itu lampu ini juga dipasang sebagai tanda untuk menarik perhatian akan adanya fasilitas publik 24 jam, misalnya klinik, apotik, kantor polisi, dll.



Gambar 1. Rangkaian Flasher lampu AC

Berikut adalah sebuah desain rangkaian Flasher lampu AC yang sederhana namun cukup handal. Karena menggunakan komponen yang tidak terlalu banyak dan menggunakan saklar solidstate sebagai pengganti relay, sehingga rangkaian ini dapat dibuat dengan biaya yang hemat dan kehandalan yang lebih baik.

Minggu, 20 September 2015

Mengubah 12 VDC menjadi 220 VAC dengan Rangkaian Power Inverter 300 Watt

Rangkaian Power Inverter adalah rangkaian yang berfungsi untuk mengubah sumber tegangan DC menjadi AC. Sumber tegangan DC umumnya didapat dari Aki 12V dan outputnya adalah AC 220V, yang nantinya dapat dipakai untuk mensuplai peralatan listrik umum yang menggunakan tegangan jala-jala PLN. Rangkaian power inverter ini masih menggunakan metoda modified sinewave sehingga belum bisa dipakai untuk mensuplai peralatan dengan beban motor induksi, misalnya kulkas, AC dan pompa air, namun bisa digunakan untuk beban seperti lampu, TV, komputer, charger hp, laptop, setrika, majic jar, solder dll.
Gambar Rangkaian Power Inverter
Prinsip Kerja Rangkaian
Rangkaian ini dibangun dari sebuah IC PWM controller SG3525 yang akan mengeluarkan pulsa PWM melalui pin Out_A dan Out_B. Pulsa ini akan menggerakkan rangkaian penguat push-pull transistor  Q1 dan Q2. Transformer akan menaikkan 12V AC menjadi 220V AC. IC PWM controller didukung oleh beberapa komponen pasif, R5 dan C1 berfungsi untuk membuat oscilator bekerja pada frekuensi 50Hz sama dengan frekuensi jala-jala PLN.

Minggu, 04 Mei 2014

Rangkaian Charger Aki Otomatis dengan Relay Pemutus

Rangkaian ini adalah rangkaian charger aki yang bekerja secara otomatis menggunakan relay sebagai saklar pemutus arusnya. Penggunaan relay pada rangkaian ini bertujuan supaya pada saat aki penuh rangkaian akan benar-benar terputus dengan sumber, alasan ini merupakan pertimbangan yang penting untuk penghematan energi, selain itu juga bertujuan untuk proteksi terhadap aki supaya umur pakainya lebih lama. 




Gambar Rangkaian Charger Relay

Prinsip Kerja Rangkaian
Rangkaian ini menggunakan prinsip kerja seperti sistem pompa otomatis pada tampungan/tandon air. Charger dianalogikan sebagai pompa air sedangkan aki adalah tampungan/tandon airnya. Mula-mula saat aki kosong maka charger akan mengisi aki sampai penuh, saat penuh maka charger akan mati. Saat aki dipakai dan tegangannya berkurang pada level tertentu maka charger akan menyala kembali, begitu seterusnya. Setingan level saat charger mulai menyala dan mulai mati dapat diset menggunakan potensiometer.

Sabtu, 14 April 2012

Rangkaian Alarm Rumah berteriak "Maling..!"

Berikut adalah rangkaian alarm pengaman rumah yang memanfaatkan perekam suara menggunakan IC ISD1420. Suara yang dipakai sebagai peringatan adalah putar ulang dari suara yang telah kita rekam sendiri sebelumnya. Suara yang direkam bisa berupa alarm kebakaran, alarm polisi dan yang lain ditambah dengan rekaman suara kita misalnya dengan kata kata "Awas ada maling !". Kemudian suara rekaman ini akan diputar berulang ulang untuk menandakan adanya kedatangan orang yang tidak diundang.

IC ISD1420 adalah IC yang berfungsi untuk merekam suara dengan durasi 20 detik, sedangkan tipe yang lain ISD2560 dapat merekam selama 1 menit. Suara ditangkap oleh mikrophone kemudian diubah menjadi sinyal listrik berupa sinyal audio analog, selanjutnya oleh ADC sinyal ini diubah menjadi digital,  sinyal digital disimpan ke dalam memori EPROM yang datanya tidak akan hilang walaupun catu daya dimatikan. Akhirnya data digital ini diubah kembali menjadi sinyal audio analog oleh DAC dan diubah menjadi suara oleh speaker. Ruang memori dan mode perekaman dapat kita akses melalui Pin A0-A9.


Untuk mengontrol IC ini bisa kita akses melalui pin Rec/Play, Start dan Stop. Untuk melalakukan perekaman, tombol Rec/Play dan start ditekan, untuk menghentikan perekaman tombol start dilepas. Untuk memutar rekaman kita tekan tombol start. Terdapat mode untuk melakukan pemutaran ulang otomatis.

Jumat, 16 Maret 2012

Rangkaian Emergency Lamp menggunakan LED

Rangkaian ini adalah contoh emergency lamp yang menggunakan high power LED sebagai lampunya. Penggunaan lampu led sebagai pengganti lampu pijar berdasarkan pada pertimbangan bahwa lampu led memiliki konsumsi daya yang lebih kecil sehingga durasi penyalaan lampu ini akan lebih lama.

Skema emergency lamp LED

Rangkaian dibangun dari tiga bagian, charger baterai, pendeteksi jala jala, dan rangkaian LED. Rangkaian charger baterai dibangun dari IC regulator LM 317 sebagai sumber teganan konstan, besarnya nilai tegangan dapat diatur dengan mengubah nilai VR1. Saat baterai telah terisi penuh maka tegangan baterai akan melampaui tegangan tembus ZD1, transistor T1 bekerja sbagai saklar otomatis untuk mematikan regulator saat baterai telah penuh.


Layout PCB emergency lamp
PCB Jadi

Rabu, 14 Maret 2012

Charger Baterai dengan Arus Konstan


Dengan rangkaian ini, baterai akan diisi dengan arus konstan yang umumnya sepersepuluh dari kapasitas baterai ampere-jam. Misalnya baterai 60AH, maka baterai akan diisi dengan arus konstan 6 Amper.
Rangkaian ini dibagi menjadi tiga bagian: sumber arus konstan, proteksi pengisian berlebih dan indikator tegangan baterai  terlalu rendah sebelum proses pengisian.

Rangkaian baterai charger arus konstan


Charger baterai memiliki beberapa fitur berikut:
  • Chaeger dapat mengisi 6V, baterai 9V dan 12V, dengan cara mengubah nilai-nilai dioda zener ZD1 dan ZD2.
  • Arus konstan dapat diatur sesuai dengan kapasitas baterai dengan menggunakan potmeter dan multimeter secara seri dengan baterai.
  • Setelah baterai terisi penuh, akan mencapai tingkat tegangan tertentu (misalnya 13.5-14.2V untuk baterai 12V), memberikan indikasi dan pengisi baterai otomatis akan mati. Anda tidak perlu melepas baterai dari sirkuit.
  • Jika daya baterai habis di bawah batas, akan memberikan indikasi pemakaian baterai berlebih.
  • Arus bocor kurang dari 5 mA dan sebagian besar disebabkan zeners.
  • Sumber tegangan DC (VCC) bisa bervariasi berkisar dari 9V ke 24V.
  • Terdapat proteksi hubung singkat. 
R2 dan T1 membatasi arus pengisian maksimal jika terjadi masalah atau terminal baterai hubung pendek. Untuk mengatur arus pengisian, setelah multimeter dihubungkan secara seri dengan baterai dan sumber, atur potmeter VR1 perlahan-lahan sampai arus pengisian yang diperlukan tercapai.

Sabtu, 10 Maret 2012

Teknik Cetak Jalur PCB menggunakan Dry Film Photoresist


Deskripsi:
Salah satu metode dalam membuat track PCB adalah dengan image photo transfer, dengan tehnik ini dapat menghasilkan jalur PCB yang maksimal dengan tingkat kesulitan yang  cukup tinggi hingga 0,254mm. Bahan yang digunakan adalah Dry Film Photoresist (Photo Sensitive Film), dalam metode ini diperlukan film negatif (kebalikan dari yang biasa dipakai untuk sablon) sebagai artwork (sarana image transfer). Dry Film memiliki beberapa keunggulan diantaranya:
*Melekat kuat di PCB sehingga tidak mudah putus saat proses etching
*Memilki ketelitian tinngi ( + 0,254mm)
*Contrast yang bagus
*Mudah distripping (dilunturkan)
*Bisa dipakai setelah PCB dibor (dengan cnc drill)
Ada beberapa tahapan dalam membuat jalur PCB dengan menggunakan Dry Film Photoresist yaitu: Pre-laminasi, Laminasi, Exposure (penyinaran),Post –exposure hold time (dibiarkan setelah di exposure), Development (pengembangan), Pre-etch drying (pengeringan), Etching, Stripping (dilunturkan), Finishing.

Dry Film

1. Pre- Laminasi
Dalam tahap ini PCB dibersihkan dengan menggunakan kertas gosok (halus) + air untuk PCB yang kondisi permukaanya kotor susah dihilangkan seperti berkarat, dapat juga menggunakan scotch brite untuk PCB yang tidak terlalu kotor, lalu bilas dengan air bersih.

Kamis, 23 Februari 2012

Rangkaian Teks Berjalan / Running Text

Rangkaian ini adalah salah contoh aplikasi mikrokontroler untuk mengendalikan LED sebagai penampil tulisan berjalan. Metoda yang dipakai adalah metoda yang masih sederhana yaitu scanning horisontal. Untuk metoda yang lebih canggih menggunakan scanning vertikal menggunakan IC shift register.


Membuat PCB mengunakan Mesin CNC

Bagi para penghobi elektronika membuat pcb adalah pekerjaan yang sangat penting, karena tahap final dari pembuatan sistem elektronik biasanya direalisasikan dalam sebuah PCB. Proses pembuatan PCB untuk skala hobi biasanya menggunakan kertas transfer atau kertas glossi. Proses pembuatan PCB biasanya dilakukan melalui tahap pembuatan desain gambar, pencetakan, dan pelarutan. 




Pembuatan desain biasanya dilakukan menggunakan software elektronik seperti OrCAD, Protel, Eagle dll, kemudian dilanjutkan ke tahap pencetakan menggunakan laser printer atau fotokopi ke media kertas transfer, atau kertas glossy. Kemudian tonner pada kertas di transfer ke PCB menggunakan panas, biasanya menggunakan setrika. Dilanjutakan ke tahap pelarutan dan pengeboran. Diakhiri dengan proses pembersihan dan pelapisan agar tidak terjadi oksidasi. Proses ini terhitung cukup efisien namun masih cukup merepotkan. 

Rabu, 22 Februari 2012

Rangkaian Robot Line Follower Analog


Robot Line Follower adalah robot sederhana yang berbentuk miniatur berroda tiga yang akan bergerak menelusuri garis berwarna putih. Robot ini bergerak berdasarkan pembacaan perbedaan warna putih dan hitam pada jalur jalan yang dilewatinya. Robot akan bergerak mengikuti jalur lurus ataupun otomatis berbelok jika jalur yang diikutinya berbelok. 
Robot ini terbagi dalam beberapa bagian, diantaranya bagian sensor yang dibangun dari LED yang memancarkan cahaya kemudian dipantulkan oleh warna jalur, kemudian ditangkap oleh sebuah transistor foto sebagai penerima. Sinyal dari transistor foto dihubungkan ke bagian penjumlah IC Ap-amp. Sebuah clock dibangkitkan oleh osilator kemudian di jumlahkan dengan op-amp membentuk pengontrol kecepan motor yang menggunakan metode sinyal PWM (Pulse Width Modulation). Kombinasi perubahan kecepatan motor kanan dan kiri inilah yang akan menjaga robot berada pada jalurnya.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Sistem Data Logger menggunakan Arduino Board dan SD Card

Data logger adalah sistem yang berfungsi untuk merekam data ke dalam media penyimpan data. Umumnya data logger memiliki kapasitas penyimpan yang cukup besar, sehingga data yang terekam dapat ditampilkan dalam grafik waktu dalam durasi yang cukup lama.

Sistem data logger ini dibangun dari Arduino board sebagai pengendalinya dan menggunakan SD Card sebagai media simpannya. Dengan media ini kita dapat menyimpan data yang sangat besar, layaknya sebuah hardisk yang diisi file teks / txt file.
Secara sederhana sistem ini terdiri dari beberapa blok diagram, diantaranya adalah RTC yang berfungsi untuk menghasilkan data waktu, regulator 3,3v dan interface SD Card.

Kamis, 13 Oktober 2011

Rangkaian Emergency Lamp / Lampu Darurat

Rangkaian ini berfungsi sebagai emergency lamp atau lampu darurat. Dibangun dari sebuah operational amplifier yang mendeteksi tegangan jala-jala 220V, pada saat listrik padam op-amp bekerja sebagai komparator kemudian menggerakan mosfet untuk menyalakan Lampu. Lampu dapat menggunakan bolam 6V, 35Watt atau menggunakan high power LED.

Rangkaian ini didukung oleh rangkaian charger otomatis yang digerakkan oleh IC regulator LM317 yang akan mensuplai arus pengisian konstan sebesar 500mA ke baterai. Untuk baterainya,  dapat digunakan baterai kering 6V.





Daftar Komponen
R1 18K
R2 250K
R3, R6 200R
R4 10K
R5 7K5
R7 20K
R8 240R
R9, R10, R12 1K
R11 1R
R13 10K
C1 470uF/16V
D1-7 1N4004
LED1, 2 LED3mm
D5 Zener 2V3
IC1 LM317
TR1 IRF9530
SW1 Momentary






















Berikut adalah desain pcbnya.



Untuk informasi lebih lanjut mengenai rancangan, pcb, dan modul prototipe, anda dapat menghubungi chiduwi@yahoo.com

Senin, 10 Oktober 2011

Rangkaian Konverter RS232 ke RS485

Rangkaian ini berfungsi untuk mengkonversi sinyal RS232 menjadi RS485. RS485 adalah standar sinyal untuk pengiriman data digital dengan kemampuan panajng kabel hingga 2 kilometer. Rangkaian ini biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer dengan peralatan yang memiliki jalur kominikasi serial dengan jarak yang cukup jauh.

Gambar diatas menunjukkan rangkian RS232 ke RS485 converter. Input Sinyal RS232 masuk melalui DB9 Jack kemudian oleh IC MAX232 iubah menjadi sinyal TTL, kemudian sinyal TTL ini diubah menjadi sinyal RS485 oleh IC LTC485N.

Mengendalikan Peralatan melalui Internet

Rangkaian ini memanfaatkan Arduino sebagai  interface antara peralatan yang akan dikendalikan dengan webserver. Dengan sistem ini diharapkan kita dapat memantau kondisi peralatan, menampilkan nilai nilai parameter, alarm, dan data trend melalui internet. Selain dapat memonitor peralatan kita juga dapat mengendalikan peralatan tersebut melalui internet, misalnya mematikan menyalakan lampu, motor, bahkan mengatur besarnya setingan parameter pada sebuah peralatan dari jarak jauh.


Sistem ini terdiri dari beberapa bagian, diantaranya adalah Arduino Board sebagai interface. Arduino board diprogram sebagai interface dengan modbus sebagai protokolnya. Pada sisi web server kita menggunakan applikasi open source yang disebut Manggo M2M (machine to machine). Kemudian melalui jaringan internet atau intranet kita dapat mengakses web tersebut dari semua komputer yang tersambung didalam LAN atau internet.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai rancangan, pcb, dan modul prototipe, anda dapat menghubungi chiduwi@yahoo.com

Minggu, 09 Oktober 2011

Automatic Watering System

Automatic Watering System adalah sistem pengendali berbasis mikrokontroler yang berfungsi untuk mengatur penyiraman tanaman secara otomatis. Penyiraman ini dilakukan sesuai dengan setingan waktu/jadwal yang diinginkan, secara rutin setiap pagi dan sore. Selain waktu, jumlah air untuk menyiram juga dapat diprogram disesuaikan dengan kebutuhan setiap tanaman.

Selain untuk mengatur penyiraman tanaman, rangkaian ini juga dilengkapi sistem tenaga surya dan solar tracking. yang dapat mengikuti 

Rangkaian Pengisi Aki Otomatis / Automatic Lead Acid Battery Charger


Automatic lead acid battery charger adalah rangkaian yang berfungsi untuk mengisi aki secara otomatis. Rangkaian ini akan memberikan arus pengisian ke aki secara konstan, kemudian setelah muatan terisi penuh maka rangkaian pendeteksi tegangan penuh akan memutus arus pengisian secara otomatis.


Rangkaian ini tidak menggunakan relay sebagai pemutus arusnya, tetapi menggunakan SCR sehingga memiliki ketahanan yang lebih baik.


No. Daftar Komponen Nilai
1 R1, R2 680R
2 R3, R4, R5, R9 1K
3 R6, R8 47K
4 R7 10K
5 R10 220R
6 VR1 5K
7 C1 100uF/25V
8 D1, D2 1N4148
9 D3 LED
10 D4 Zener 6V2
11 D5-D8 1N4002
12 D9 Bridge 15-35A
13 SCR1-3 34557
14 SCR4 2N4443

Driver Motor Stepper Bipolar/Unipolar 2 Ampere


Rangkaian Motor Stepper Driver ini sangat populer untuk keperluan robotika dan industri. Didukung oleh chipset buatan National Instrument, IC L297 sebagai pengendali dan L297 sebagai driver. Rangkaian ini memiliki fitur untuk pengendalian arus yang konstan, sehingga dapat disesuaikan dengan motor stepper yang dipakai. Selain itu rangkaian ini dapat mencegah motor dari kelebihan beban / over current. pengaturan arus dilakuka melalui trimport. Rangkaian ini dapat menghasilkan arus hingga maksimal 2 Amper untuk setiap koilnya. 
Rangkaian driver motor stepper ini dapat digunakan untuk menggerakkan Motor stepper jenis bipolar ataupun motor unipolar. Motor bipolar biasanya menggunakan 4 kabel, sedangkan unipolar biasanya menggunakan 6 kabel. Jika anda menggunakan motor stepper unipolar maka kabel common tidak disambung. 

Rangkaian Charger Tenaga Surya / Solar Charger 20 Ampere


Solar Charger Controller adalah charger baterai yang disuplai dari panel surya / fotovoltaik. Kit elektronik ini berfungsi untuk mengatur arus dari panel surya ke dalam baterai. Kit ini memiliki fitur yang lengkap dan pengoperasian yang mudah dengan satu potensiometer untuk pengaturan tegangan mengambang / floating voltage, dan kompensasi suhu ruang otomatis, sehingga masa pakai baterai akan lebih lama. Dilengkapi juga dioda untuk proteksi kutub terbalik.

Rangkaian ini memiliki kelebihan dalam hal efisiensi, kesederhanaan, dan kehandalan. Sebuah sistem tenaga surya menengah dapat dibangun dengan rangkain ini, sebuah panel surya 12V (nominal) yang mampu menyediakan arus 100mA sampai 20Amp, dan sebuah baterai yang memiliki kapasitas dari 60AH sampai 400AH.