Sabtu, 10 Maret 2012

Teknik Cetak Jalur PCB menggunakan Dry Film Photoresist


Deskripsi:
Salah satu metode dalam membuat track PCB adalah dengan image photo transfer, dengan tehnik ini dapat menghasilkan jalur PCB yang maksimal dengan tingkat kesulitan yang  cukup tinggi hingga 0,254mm. Bahan yang digunakan adalah Dry Film Photoresist (Photo Sensitive Film), dalam metode ini diperlukan film negatif (kebalikan dari yang biasa dipakai untuk sablon) sebagai artwork (sarana image transfer). Dry Film memiliki beberapa keunggulan diantaranya:
*Melekat kuat di PCB sehingga tidak mudah putus saat proses etching
*Memilki ketelitian tinngi ( + 0,254mm)
*Contrast yang bagus
*Mudah distripping (dilunturkan)
*Bisa dipakai setelah PCB dibor (dengan cnc drill)
Ada beberapa tahapan dalam membuat jalur PCB dengan menggunakan Dry Film Photoresist yaitu: Pre-laminasi, Laminasi, Exposure (penyinaran),Post –exposure hold time (dibiarkan setelah di exposure), Development (pengembangan), Pre-etch drying (pengeringan), Etching, Stripping (dilunturkan), Finishing.

Dry Film

1. Pre- Laminasi
Dalam tahap ini PCB dibersihkan dengan menggunakan kertas gosok (halus) + air untuk PCB yang kondisi permukaanya kotor susah dihilangkan seperti berkarat, dapat juga menggunakan scotch brite untuk PCB yang tidak terlalu kotor, lalu bilas dengan air bersih.

Kamis, 23 Februari 2012

Rangkaian Teks Berjalan / Running Text

Rangkaian ini adalah salah contoh aplikasi mikrokontroler untuk mengendalikan LED sebagai penampil tulisan berjalan. Metoda yang dipakai adalah metoda yang masih sederhana yaitu scanning horisontal. Untuk metoda yang lebih canggih menggunakan scanning vertikal menggunakan IC shift register.


Membuat PCB mengunakan Mesin CNC

Bagi para penghobi elektronika membuat pcb adalah pekerjaan yang sangat penting, karena tahap final dari pembuatan sistem elektronik biasanya direalisasikan dalam sebuah PCB. Proses pembuatan PCB untuk skala hobi biasanya menggunakan kertas transfer atau kertas glossi. Proses pembuatan PCB biasanya dilakukan melalui tahap pembuatan desain gambar, pencetakan, dan pelarutan. 




Pembuatan desain biasanya dilakukan menggunakan software elektronik seperti OrCAD, Protel, Eagle dll, kemudian dilanjutkan ke tahap pencetakan menggunakan laser printer atau fotokopi ke media kertas transfer, atau kertas glossy. Kemudian tonner pada kertas di transfer ke PCB menggunakan panas, biasanya menggunakan setrika. Dilanjutakan ke tahap pelarutan dan pengeboran. Diakhiri dengan proses pembersihan dan pelapisan agar tidak terjadi oksidasi. Proses ini terhitung cukup efisien namun masih cukup merepotkan. 

Rabu, 22 Februari 2012

Rangkaian Robot Line Follower Analog


Robot Line Follower adalah robot sederhana yang berbentuk miniatur berroda tiga yang akan bergerak menelusuri garis berwarna putih. Robot ini bergerak berdasarkan pembacaan perbedaan warna putih dan hitam pada jalur jalan yang dilewatinya. Robot akan bergerak mengikuti jalur lurus ataupun otomatis berbelok jika jalur yang diikutinya berbelok. 
Robot ini terbagi dalam beberapa bagian, diantaranya bagian sensor yang dibangun dari LED yang memancarkan cahaya kemudian dipantulkan oleh warna jalur, kemudian ditangkap oleh sebuah transistor foto sebagai penerima. Sinyal dari transistor foto dihubungkan ke bagian penjumlah IC Ap-amp. Sebuah clock dibangkitkan oleh osilator kemudian di jumlahkan dengan op-amp membentuk pengontrol kecepan motor yang menggunakan metode sinyal PWM (Pulse Width Modulation). Kombinasi perubahan kecepatan motor kanan dan kiri inilah yang akan menjaga robot berada pada jalurnya.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Sistem Data Logger menggunakan Arduino Board dan SD Card

Data logger adalah sistem yang berfungsi untuk merekam data ke dalam media penyimpan data. Umumnya data logger memiliki kapasitas penyimpan yang cukup besar, sehingga data yang terekam dapat ditampilkan dalam grafik waktu dalam durasi yang cukup lama.

Sistem data logger ini dibangun dari Arduino board sebagai pengendalinya dan menggunakan SD Card sebagai media simpannya. Dengan media ini kita dapat menyimpan data yang sangat besar, layaknya sebuah hardisk yang diisi file teks / txt file.
Secara sederhana sistem ini terdiri dari beberapa blok diagram, diantaranya adalah RTC yang berfungsi untuk menghasilkan data waktu, regulator 3,3v dan interface SD Card.

Kamis, 13 Oktober 2011

Rangkaian Emergency Lamp / Lampu Darurat

Rangkaian ini berfungsi sebagai emergency lamp atau lampu darurat. Dibangun dari sebuah operational amplifier yang mendeteksi tegangan jala-jala 220V, pada saat listrik padam op-amp bekerja sebagai komparator kemudian menggerakan mosfet untuk menyalakan Lampu. Lampu dapat menggunakan bolam 6V, 35Watt atau menggunakan high power LED.

Rangkaian ini didukung oleh rangkaian charger otomatis yang digerakkan oleh IC regulator LM317 yang akan mensuplai arus pengisian konstan sebesar 500mA ke baterai. Untuk baterainya,  dapat digunakan baterai kering 6V.





Daftar Komponen
R1 18K
R2 250K
R3, R6 200R
R4 10K
R5 7K5
R7 20K
R8 240R
R9, R10, R12 1K
R11 1R
R13 10K
C1 470uF/16V
D1-7 1N4004
LED1, 2 LED3mm
D5 Zener 2V3
IC1 LM317
TR1 IRF9530
SW1 Momentary






















Berikut adalah desain pcbnya.



Untuk informasi lebih lanjut mengenai rancangan, pcb, dan modul prototipe, anda dapat menghubungi chiduwi@yahoo.com